Home Informasi Berita

Berita

Pencabutan Seluruh UU Sumber Daya AIr

 

DSC0245Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan keberlakuan secara keseluruhan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (SDA) karena tidak memenuhi enam prinsip dasar pembatasan pengelolaan sumber daya air. Demikian putusan dengan Nomor 85/PUU-XII/2013 dibacakan oleh Ketua MK Arief Hidayat pada Rabu (18/2) di Ruang Sidang Pleno MK.

“Mengabulkan permohonan Pemohon I, Pemohon II, Pemohon IV, Pemohon V, Pemohon VI, Pemohon VII, Pemohon VIII, Pemohon IX, Pemohon X, dan Pemohon XI untuk seluruhnya. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air bertentangan dengan UUD 1945,” urai Arief membacakan putusan yang diajukan oleh PP Muhammadiyah, Perkumpulan Vanaprastha dan beberapa pemohon perseorangan tersebut.

Read more...

 

Penandatanganan MoU

z

Dalam rangka percepatan pemenuhan pelayanan air minum lintas Purwakarta yakni Jatiluhur dan Karawang, PJT II Jatiluhur serta PDAM bekerjasama dengan Pemkab Karawang teken MoU, penandatanganan MoU dilaksanakan pada saat apel pagi dengan para aparatur Pemkab Karawang di lingkungan Kantor Bupati, pada Senin (9/3) bertempat di Plasa Pemkab Karawang, hadir dalam kesempatan tersebut Manajemen PJT II serta Direksi PDAM.

Read more...

 

Tanggul Kalimalang Jebol, Pasokan Air PDAM terganggu

 123KARAWANG, RAKA - Tanggul jebol di BTB 18 A Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, yang terjadi beberapa waktu lalu, ternyata berbuntut panjang. Selain tidak dapat mendistribusikan air PDAM ke 13 ribu pelanggan, beberapa kawasan industri juga terancam tidak beroperasi karena kekurangan suplai air.

Berdasarkan penelusuran RAKA, Perum Jasa Tirta (PJT) II terpaksa mengurangi debit airnya agar proses perbaikan tanggul dapat dilakukan. Namun disisi lain, akibat pengurangan debit air ini membuat irigasi yang membentang dari Curug, Telukjambe hingga Badami berubah total menjadi surut.
Direktur Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Karawang Rudi Gusto Sugiharto menuturkan, pasca jebolnya tanggul pada Kamis pekan lalu, berdampak besar kepada pelayanan PDAM hingga saat ini. Karena PDAM unit Telukjambe yang memiliki 11.300 pelanggan ditambah 1.380 pelanggan di Ciampel tidak mendapatkan suplai air. "Sekitar 13 ribu pelanggan kita menjadi terganggu akibat jebolnya tanggul ini," ujarnya kepada RAKA di Water Treatment Plant (WTP) Unit Telukjambe, Senin (17/11).
Alhasil, kondisi ini membuat perusahaan air plat merah ini pusing tujuh keliling, karena harus berpikir keras untuk tetap menyuplai air bagi kebutuhan masyarakat. Akhirnya, PDAM mendapat bahan baku dari Kali Kalapa, meski debit airnya sangat sedikit. Bahkan hanya bisa memproduksi sekitar 400 meter per detik. "Kita masih bisa produksi, tapi kita tidak maksimal, hanya 40 liter per detik. Kita membutuhkan 120 liter per detik tiap harinya," bebernya.

Read more...

 
More Articles...